Analisis Kinerja Decoding LDPC pada Sistem DVB-T2 Dengan Simulasi MATLAB Simulink

Authors

  • Muhammad Fadla Abdus Salam Gunadarma University
  • Muhammad Subali Universitas Gunadarma

Keywords:

DVB-T2, LDPC, OFDM, MATLAB, Simulink

Abstract

DVB-T2 adalah sistem televisi digital terbaru yang akan menggantikan siaran televisi analog di Indonesia pada tahun 2022. Teknologi ini diatur oleh standar ETSI dan regulasi dari kementerian komunikasi tahun 2019. Inti dari teknologi ini adalah penggunaan decoding BCH-LDPC dan OFDM. Ada beberapa pilihan code rate LDPC dan format OFDM yang dapat digunakan untuk sistem DVB-T2. Kementerian komunikasi telah merekomendasikan code rate 4/5 dan ukuran OFDM 32K untuk sistem DVB-T2 di Indonesia. Penulis mencoba mensimulasikan model DVB-T2 pada MATLAB Simulink untuk membandingkan kinerja BER code rate 4/5 dengan code rate LDPC lainnya yaitu 1/4, 1/3, 2/5, 1/2, 3/5 dan 3/4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua code rate memiliki nilai performa BER yang hampir sama yaitu sekitar 0.5, namun pada parity check failure hasilnya berbeda-beda, nilai terburuk ada pada code rate 1/3 dengan nilai parity check failure 24100, sedangkan nilai terbaik ada pada code rate 4/5 yang memiliki nilai parity check failure terkecil yaitu 6485, sehingga disimpulkan bahwa code rate 4/5 merupakan code rate LDPC terbaik untuk sistem DVB-T2 dengan 32K OFDM dan 64-QAM.

Informasi Artikel


Cite This Article:

Muhammad Fadla Abdus Salam, Muhammad Subali, 2022, Analisis Kinerja Decoding LDPC pada Sistem DVB-T2 Dengan Simulasi MATLAB Simulink, 21, 2, 03 June 2022, http://dx.doi.org/10.32409/jikstik.21.2.2919

Published

2022-06-03