Plagiarisme

Kebijakan Uji Plagiarisme

Jurnal Ilmiah Komputasi memiliki kebijakan plagiasi dan mekanisme uji plagiasi pada artikel yang diterima.

Artikel yang diterima untuk diterbitkan di Jurnal Ilmiah Komputasi harus bebas dari plagiarisme, dimana penulis melakukan pencontekan dari karya ilmiah penulis lain atau dari karya penulis sendiri yang telah dipublikasikan di tempat lain.

Menurut Peraturan Menteri Pendidikan RI Nomor 17 Tahun 2010 dikatakan:

“Plagiat adalah perbuatan sengaja atau tidak sengaja dalam memperoleh atau mencoba memperoleh kredit atau nilai untuk suatu karya ilmiah, dengan mengutip sebagian atau seluruh karya dan atau karya ilmiah pihak lain yang diakui sebagai karya ilmiahnya, tanpa menyatakan sumber secara tepat dan memadai”

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008) disebutkan:

“Plagiat adalah pengambilan karangan (pendapat dan sebagainya) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat) sendiri”.

Pengelola Jurnal Ilmiah Komputasi memiliki kebijakan untuk menolak dan tidak akan menerbitkan artikel yang didalamnya terkandung unsur plagiarisme. Apabila ada penulis yang mengirimkan artikel ke Jurnal Ilmiah Komputasi mengandung unsur plagiarisme makan pengelola akan memberikan peringatarn dan permintaan untuk mengubah teks dengan pengutipan yang benar.

Kebijakan Plagiasi dan Tindakan yang Dilakukan

Beberapa upaya menghindari adanya plagiarisme dan tindakan yang dilakukan pengelola jurnal adalah sebagai berikut:

  1. Plagiasi dengan cara menjiplak sebagian kalimat pendek dari artikel lain tanpa menyebutkan sumbernya. Tindakan:Penulis diberi peringatan dan permintaan untuk mengubah teks dan mengutip dengan benar
  2. Plagiasi dengan cara menjiplak sebagian besar artikel lain tanpa kutipan yang tepat dan tidak menyebutkan sumbernya. Tindakan:Artikel yang diajukan ditolak untuk publikasi di Jurnal Ilmiah Komputasi dan Penulis dapat diberi sanksi untuk tidak diperbolehkan publikasi di Jurnal Ilmiah Komputasi

 

Penulis yang mengirimkan artikel ke Jurnal Ilmiah Komputasi harus bertanggung jawab atas isi artikel yang dikirimkan, dengan menandatangani Surat Pernyataan Penulis.

Berkaitan dengan Plagiarisme, penulis juga tidak diperkenankan mengirimkan artikel ke jurnal lain, ketika artikel sedang dilakukan proses review oleh Jurnal Ilmiah Komputasi. Jika ditemukan  hal ini, makan penulis akan dikenakan sanksi seperti tindakan pada no. 2, yaitu tidak diperkenankan untuk mempublikasikan artikel penelitian di Jurnal Ilmiah Komputasi.

Mekanisme Uji Plagiarisme

Jurnal Ilmiah Komputasi memiliki program uji similaritas yang digunakan untuk menguji plagiarisme pada artikel yang diterima dan ingin diterbitkan. Sebelum artikel yang akan dipublikasikan di Jurnal Ilmiah Komputasi dilakukan uji similaritas sampai similaritasnya kurang dari 20%. Jika artikel masih memiliki similaritas di atas 20% maka dikembalikan ke penulis untuk dilakukan revisi.