Prediksi Harga Penutupan Saham Indeks LQ45 pada Situasi VUCA: Penerapan Metode ANFIS

Authors

  • Muhammad Anggi Syahputro Universitas Gunadarma
  • Dharma Tintri Ediraras
  • Cahyawatrio D. Kusumarini Universitas Gunadarma
  • Betty Suswati Universitas Gunadarma

Abstract

Kondisi pergerakan harga saham sejatinya sulit untuk diprediksi dikarenakan adanya faktor internal dan faktor eksternal. Salah satu faktor eksternal yang terjadi saat ini adalah terjadinya pandemi COVID-19 yang menyebabkan harga saham menjadi tidak stabil. Ketidakstabilan tersebut mendorong para pengusaha untuk beradaptasi dengan norma baru yaitu Volatility, Uncertainity, Complexity, Ambiguity (VUCA). Logika fuzzy adalah logika yang dapat menyelesaikan masalah yang sangat kompleks. Salah satu metode yang digunakan dalam logika fuzzy adalah ANFIS (Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System) yang menyatukan logika fuzzy dan neural network untuk mengambil keuntungan dari kelebihan utama dari metode-metode tersebut. ANFIS terdiri dari lima lapisan yaitu lapisan input. Fuzzifikasi, aturan, normalisasi, defuzzifikasi dan output. Metode tersebut digunakan dalam memprediksi harga penutupan saham dengan input harga pembukaan, tertinggi, dan terendah dari data historis saham. Hasil dari prediksi yang melibatkan sepuluh saham dengan kapitalisasi pasar tertinggi, menunjukan hasil MAPE dan MSE yang kecil sehingga tidak ada perbedaan yang jauh antara data harga asli dengan hasil prediksi.

Kata Kunci : ANFIS, Harga Saham, Logika Fuzzy,  MATLAB, VUCA

Informasi Artikel


Cite This Article:

Muhammad Anggi Syahputro, Dharma Tintri Ediraras, Cahyawatrio D. Kusumarini, Betty Suswati, 2022, Prediksi Harga Penutupan Saham Indeks LQ45 pada Situasi VUCA: Penerapan Metode ANFIS, 21, 1, 01 March 2022, http://dx.doi.org/10.32409/jikstik.21.1.2899

Published

2022-03-01