Sistem Pendukung Keputusan Aplikasi Streaming Film dengan Metode GAP

Authors

  • Lukman Bachtiar Universitas Darwan Ali Sampit
  • Toni Santoso Universitas Darwan Ali Sampit

:

https://doi.org/10.32409/jikstik.22.3.3393

Keywords:

Aplikasi streaming, Sistem pengambilan keputusan(SPK), Metode GAP, SVOD, Kemajuan teknologi

Abstract

Aplikasi video live streaming dan chat merupakan aplikasi berbagi video atau sharing video yang dapat disiarkan secara langung dimana penonton dapat melakukan interaksi melalui layanan yang dosediakan oleh aplikasi streaming film. Kemajuan teknologi dalam beberapa dekade terakhir, terutama di bidang teknologi digital dan jaringan internet, telah membawa dampak yang signifikan pada cara kita berkomunikasi, belajar, dan bersantai. Salah satu hasil kemajuan teknologi tersebut adalah aplikasi streaming atau SVOD (Subscription Video on Demand), yang memungkinkan pengguna untuk menonton berbagai acara TV, film, atau video lainnya dengan menggunakan koneksi internet dan membayar biaya langganan. Dalam konteks Indonesia, faktor-faktor seperti kemudahan layanan, kualitas layanan, dan kemapanan mempengaruhi keputusan pengguna dalam memilih aplikasi streaming. Untuk membantu pengambilan keputusan dalam memilih aplikasi streaming yang sesuai, digunakan Sistem Pendukung Keputusan (SPK). SPK adalah sistem yang menggunakan teknologi dan algoritma kompleks untuk mengolah data dan informasi yang relevan guna memberikan saran dan rekomendasi yang terukur. Namun, SPK tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran dan penilaian manusia dalam pengambilan keputusan. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode GAP atau profil matching. Metode ini membandingkan kompetensi individu dengan kompetensi ideal yang dicari untuk menentukan perbedaan kompetensi. Dalam proses ini, kriteria dan bobot nilai kriteria ditentukan, dan nilai GAP dihitung untuk setiap alternatif. Metode ini dapat digunakan untuk menentukan preferensi atau prioritas dari sejumlah kriteria yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bibit padi terbaik dengan menggunakan metode GAP. Selain itu, penelitian lain juga mengaplikasikan SPK dengan metode GAP dalam seleksi calon anggota BEM di sebuah universitas. Metode GAP dapat digunakan dalam berbagai bidang, seperti rekruitmen pegawai atau pemilihan produk/jasa, untuk penilaian yang lebih obyektif dan akurat. Metode penelitian ini melibatkan beberapa tahapan, mulai dari studi literatur, penentuan alternatif, penentuan kriteria dan subkriteria, penentuan target, penghitungan selisih target dan alternatif (GAP), pembobotan, penentuan nilai core factor dan secondary factor, hingga pencarian nilai akhir.Dengan menggunakan metode GAP dan SPK, diharapkan pengambil keputusan dapat memperoleh hasil yang lebih baik dan tepat dalam memilih aplikasi streaming, serta dalam konteks penelitian lain seperti penentuan bibit padi terbaik dan seleksi calon anggota BEM. Namun, perlu dilakukan penilaian yang cermat dan menyeluruh terhadap metode-metode yang tersedia, serta mempertimbangkan kebutuhan dan tujuan yang hendak dicapai.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

25-10-2023

How to Cite

[1]
Bachtiar , L. and Santoso, T. 2023. Sistem Pendukung Keputusan Aplikasi Streaming Film dengan Metode GAP. Jurnal Ilmiah Komputasi. 22, 3 (Oct. 2023), 335–340. DOI:https://doi.org/10.32409/jikstik.22.3.3393.
Abstract View: 0 times