PENGEMBANGAN SISTEM LELANG BARANG BERBASIS WEB DENGAN METODE THE CONCCURENT OF DEVELOPMENT

Authors

  • Dila Andriyani STMIK Jakarta STI&K
  • Susi Widayati STMIK Jakarta STI&K
  • Ire Puspa Wardhani STMIK Jakarta STI&K

Keywords:

sistem

Abstract

Sistem lelang pada saat ini masih banyak yang dilakukan secara tradisional. Penjual dan pembeli saling bertemu di suatu tempat untuk melakukan transaksi. Namun dengan adanya kemajuan teknologi yang pesat serta potensi pemanfaatannya secara luas, membuka peluang bagi peneliti untuk menciptakan ruang sistem pelelangan secara online. Dengan adanya lelang elektronik ini diharapkan dapat memudahkan para pelelang, karena mereka tidak perlu berada di satu tempat yang sama untuk melakukan lelang barang. Hal ini yang menguatkan alasan peneliti untuk merancang sistem pelelangan berbasis web dengan menggunakan metode The Concurrent Of Development (COD). Sistem Lelang adalah Sistem penjualan barang yang terbuka untuk umum dengan penawaran harga secara tertulis dan lisan yang semakin meningkat atau menurun untuk mencapai harga tertinggi yang didahului dengan pengumuman lelang [1] sedangkan The Concurrent of Development Model bisa disebut dengan Concurrent Engineering merupakan model yang dapat direpresentasikan dengan skema sebagai series dari kerangka, aksi software engineering dan juga tugas jadwal. Concurrent model dapat mengembangkan semua jenis perangkat lunak, dari perangkat lunak dasar hingga perangkat lunak tingkat tinggi, seperti software untuk perbankan, marketing, games, hingga software dengan fungsi tingkat tinggi [9].Dalam penelitian ini dihasilkan aplikasi sistem Lelang Barang berbasis web ‘diLelangAja’dengan menggunakan metode The Concurrent of Development Model, dan hasil ujicoba aplikasi ini didapatkan persentase sebesar 87% dari 15 responden user, sistem penjualan barang lelang berbasis web dapat menyelesaikan permasalahan dan kebutuhan yang selama ini didapati oleh penjual dan pembeli lelang barang di Indonesia

Downloads

Published

2022-08-21