EFEKTIFITAS MEDIA SOSIAL VERSUS MEDIA ELEKTORNIK PADA IMPLEMENTASI PENYEBARAN INFORMASI BAHAYA LIMBAH KANTONG PLASTIK

Authors

  • Edi Pranoto STMIK Jakarta STI&K
  • Desy Diana STMIK Jakarta STI&K
  • Eka Sally Moreta STMIK Jakarta STI&K

Keywords:

MEDIA SOSIAL, MEDIA ELEKTORNIK, INFORMASI BAHAYA LIMBAH KANTONG PLASTIK

Abstract

Kantong plastik untuk barang belanjaan menjadi masalah lingkungan yang serius di Indonesia. Penggunaan kantong plastik tersebut di setiap toko, pasar tradisional, atau pasar modern meningkatkan jumlah limbah yang sulit terdegradasi di lingkungan. Masalah lingkungan tersebut mendorong pemerintah menyusun kebijakan pengurangan penggunaan kantong plastik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh news sharing di social media dan electronic media terhadap rekognisi masalah tentang bahaya kantong plastik berdasarkan perspektif konsumen. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan kuisioner online yang diisi oleh 306 responden. Pengujian model empiris menggunakan Structural Equation Model dengan lima latent variable yang diukur dengan 5-point likert scale. Measurement model cukup baik berdasarkan hasil Confirmatory Factor Analysis dan structural modelnya dapat diterima berdasarkan nilai parameter Goodness of Fit. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan penyebaran berita mengenai bahaya kantong plastik di media sosial berpengaruh signifikan terhadap peningkatan eco-literacy, sedangkan pengaruh news sharing di Radio, TV, government website, atau electronic media lainnya tidak terbukti. Sustainability Orientation tidak dipengaruhi oleh news sharing di Social media dan Electronic Media. Problem recognition dipengaruhi sangat signifikan oleh eco-literacy dan sustainability orientation. Salah satu implikasi penelitian ini adalah pemerintah atau pemerhati lingkungan perlu membuat program edukasi publik atau kampanye secara masif mengenai bahaya kantong plastik dengan memanfaatkan media sosial. Penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menggunakan model prilaku konsumen yang dapat dijadikan dasar dalam menyusun kebijakan yang efektif dalam pengurangan kantong plastik di Indonesia. Kata Kunci : media sosial, media elektronik, pengetahuan lingkungan, orientasi kelestarian

Published

2020-10-13